Kolaborasi antara Nginx, Apache24, dan Php-fpm di Freebsd 10.3

Seperti banyak diketahui bahwa Nginx sebagai aplikasi webserver belakangan ini semakin banyak dilirik dan banyak peminatnya dikarenakan performanya sangat baik. Akan tetapi dalam hal sebagai server admin, nginx sedikit merepotkan karena setiap aplikasi memiliki directive sendiri-sendiri sesuai dengan karakteristik aplikasi tsb, utamanya dalam handle rewrite url. Sedangkan Apache sangat fleksible dari sisi server admin, cukup konfigurasi standar, setelah itu tinggal admin aplikasi menyesuaikan dengan memanfaatkan htaccess file. Intinya, nginx webserver lebih bagus performa+minimal konsumsi ram sedangkan apache boros ram+ performa kurang baik.Saya sebagai admin server terkadang mengalami kendala dengan beberapa aplikasi yang masih kaku terpaksa harus memakai webserver apache. Untuk inilah saya coba mengaplikasikan kolaborasi webserver antara nginx+apache+php-fpm dengan harapan performa yang dihasilkan akan lebih baik daripada hanya menggunakan webserver apache.

Instal php56 dan php-fpm

Lakukan instalasi php56 dan php56-extentions, pada saat “make config” fitur fpm diaktifkan.

Copy dan edit file php.ini

Edit file “php.ini” sesuaikan dengan spesifikasi server anda.

Install NGINX Webserver

Install nginx via port:

konfigurasi /usr/local/etc/nginx/nginx.conf, dan tambahkan baris ini di atas sebelum server:

Kemudian masih di file nginx.conf edit bagian server seperti berikut:

Buat dan edit file /usr/local/etc/nginx/proxy.conf isi baris berikut:

Selesai, start atau restart service nginx

Install Apache Webserver

Pada saat “make config” pastikan semua modul proxy di enable.

Install module rpaf agar webserver apache dapat melihat ip asli dari sumber sebelum nginx.

Buka dan edit file /usr/local/etc/apache24/httpd.conf enable atau uncoment modul2 berikut:

Di bawah modul di atas tambahkan line berikut:

Aktifkan juga baris-baris berikut:

Edit file /usr/local/etc/apache24/extra/httpd-vhosts.conf isikan dengan baris berikut untuk server coba1 dan coba2.

Jangan lupa buat direktori coba1 dan coba2 di /home lengkap dengan direktori log dan public_html

start service apache dan php-fpm

Terakhir testing hasilnya melalui browser akses ke http://coba1.contoh.com/info.php harusnya sudah tampil halaman phpinfo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 7 =